
Masih dalam mood terkejut ... En Mimpi masih terkejut. Entry ini bukan ditulis untuk mengagung-agungkan sape2 tapi cume en mimpi ingin memberi teguran kepada semua dan teguran utk en mimpi sendiri. Mungkin ada yang buat tak endah je. Kenape plak nak kecoh bile Din meninggal? Padahal hari-hari , ade je orang yg meninggal? Tak kecoh pon.
Bukan sebab Din Beramboi seorang artis. Bukan sebab die seorang yg femes. Dan bukan jugak sebab die adalah seorang penghibur yang berbakat. Sebabnya adalah, seorang yang kita lihat sangat sihat tubuh badannya, yang begitu bertenaga dalam setiap persembahan, yang begitu ceria dalam setiap pembawakannya, hilang dari dunia ini begitu saja. Hilang tanpa kita duga, tanpa kita sedari.
Betul, Allah lebih sygkan die. Allah mencabut nyawanya tentulah atas hikmah yg tertentu. Banyak yg boleh kite ungkaikan dalam ketentuan yg pada zahirnya pahit ini. Allah mungkin ingin menguji kesabaran hamba-hambanya yg tertentu. Mungkin dari ahli keluarganya, mungkin dari rakan2 artisnya yg lain, dan mungkin kita sendiri yg tiada apa-apa hubungan dengan dia.
Kita mungkin xsedar, orang yang kita sayang, yang kita cintai, yang selalu bersama dgn kita,boleh hilang sekelip mata sahaja jika Allah katakan begitulah hendaknya. Allah tidak akan ragu-ragu menarik nyawa siapa-siapa pun, meskipon pada dasarnya seseorang itu langsung tidak mempunyai apa-apa penyakit pon. Inilah yang dikatakan ajal maut di tangan-Nya.
En Mimpi akan selalu beringat...sementara insan yg kita sayang masih ada, masih wujud dalam dunia ini, hargailah mereka sepenuhnya. Jangan bertangguh lagi untuk menunjukkan kasih kite kepada mereka, jangan sembunyikan perasaan itu. Abah, Mak, adik2, abg2, kakak en mimpi... Baby... Janji pada diri ini...Mesti akan tunjukkan kasih sayang yg sepatutnya direncanakan ini. Jangan kita tangisi andai berlaku sesuatu tak di duga. Jangan ratapi. Air mata tidak mampu memutarkan waktu kembali ke masa lepas. Sayangilah mereka selagi mereka masih ada.
Tuhan betapa aku malu atas semua yang kau beri
Padahal diriku terlalu sering membuatMu kecewa
Entah mungkin karena ku terlena sementara Engkau beri
Aku kesempatan berulangkali agar aku kembali
Dalam fitrahku sebagai manusia untuk menghambakanMu
Betapa tak ada apa-apanya aku dihadapanMu
Aku ingin mencintaiMu setulusnya
Sebenar-benar aku cinta
Dalam doa dalam ucapan dalam setiap langkahku
Aku ingin mendekatiMu selamanya sehina apapun diriku
Kuberharap untuk bertemu denganMu yaa Rabbi



